Writing Task 2 adalah bagian dengan bobot paling besar di IELTS Writing, dua pertiga dari total skor. Tapi banyak peserta datang ke ujian tanpa tau persis apa yang dinilai, dan akhirnya nulis dengan cara intuitif tapi tidak strategis.
Artikel ini bahas struktur essay yang selaras dengan rubrik penilaian IELTS: Task Response, Coherence and Cohesion, Lexical Resource, dan Grammatical Range and Accuracy. Kerangkanya fleksibel dan memastikan semua kriteria terpenuhi.
Yang dinilai examiner
Sebelum bicara struktur, penting tau cara kerja penilaian. Ada 4 kriteria dengan bobot sama (25% masing-masing):
- Task Response: apakah kamu menjawab pertanyaan secara penuh? Apakah posisimu jelas?
- Coherence and Cohesion: apakah essay mengalir logis? Apakah paragraf terhubung dengan baik?
- Lexical Resource: apakah kosakata variatif dan digunakan dengan tepat?
- Grammatical Range and Accuracy: apakah kamu pakai struktur kalimat beragam dengan sedikit kesalahan?
Struktur dasar: 4 paragraf
Untuk sebagian besar tipe soal (Opinion, Discussion, Problem-Solution, Advantages-Disadvantages), struktur 4 paragraf ini bekerja paling konsisten:
Paragraf 1: Introduction (50-80 kata)
Paraphrase pertanyaan (1-2 kalimat) + thesis statement yang jelas. Jangan copy-paste soal, paraphrase dengan kosakata berbeda. Thesis harus menyatakan posisi atau outline isi essay.
Paragraf 2: Body 1 (100-130 kata)
Topic sentence (ide utama paragraf) + 1-2 kalimat penjelasan + contoh atau elaborasi spesifik. Satu paragraf = satu ide utama. Jangan campurkan dua argumen berbeda dalam satu paragraf.
Paragraf 3: Body 2 (100-130 kata)
Struktur sama dengan Body 1, tapi membahas aspek berbeda. Gunakan linking words yang tepat buat menghubungkan ke paragraf sebelumnya (Furthermore, In contrast, On the other hand, dll).
Paragraf 4: Conclusion (40-60 kata)
Restate posisi dengan paraphrase thesis. Ringkas poin utama dalam 1-2 kalimat. Tidak perlu nambahin informasi baru. Bisa ditambahkan rekomendasi singkat kalau tipe soal Problem-Solution.
Contoh Introduction yang kuat
Soal contoh: "Some people believe that universities should focus on providing practical skills for employment. Others argue that the main purpose of universities is to develop students' theoretical knowledge. Discuss both views and give your own opinion."
Perhatikan: kalimat pertama adalah paraphrase soal, kalimat kedua adalah thesis yang jelas dengan posisi. Tidak ada informasi baru, hanya setup buat body paragraphs.
Kesalahan yang paling sering menurunkan skor
1. Tidak menjawab pertanyaan secara lengkap
Untuk soal "Discuss both views AND give your opinion": banyak peserta cuma membahas satu sisi atau lupa menyatakan pendapat sendiri. Ini langsung kena penalti di Task Response.
2. Topic sentence yang tidak jelas
Kalimat pertama setiap body paragraph harus menyatakan ide utama paragraf itu. Examiner sering baca topic sentence dan conclusion dulu buat nilai Coherence. Kalau topic sentence kabur, skor Coherence turun.
3. Contoh yang terlalu generik
"For example, in many countries, people face this problem" bukan contoh yang kuat. Contoh yang lebih baik menyebutkan konteks spesifik, bahkan kalau tidak perlu 100% akurat secara faktual (IELTS bukan tes pengetahuan umum).
Baca juga di Path
- Cek level TOEIC gratisPerkiraan level Reading-mu dalam sekitar 15 menit, lalu target kampus yang sesuai.
- IELTS PrivateKelas privat 1-on-1 untuk kampus dan beasiswa Taiwan yang meminta IELTS.
- TOEIC atau IELTS untuk kuliah di Taiwan?Banyak kampus Taiwan menerima TOEIC, dengan biaya tes yang jauh lebih murah.


